Langsung ke konten utama

Jarang sakit

Saya bersyukur bahwa saya termasuk orang yang jarang sakit.  Apabila sakit, saya tidak mengkonsumsi obat aneh-aneh. Waktu kecil jika panas, ibu saya hanya memberikan obat turun panas untuk anak-anak. Di era 1980-an ada produk yang namanya “Bodrexin” dan “Inzana”.

Waktu remaja saya hanya mengkonsumsi Mixagrip atau oba-obatan flu yang bisa dibeli di warung apabila sakit kepala atau flu.

Waktu dewasa saya praktis hanya minum Panadol saja kalau sait kepala atau flu. apabila sakit kepalanya cukup berat saya minum Panadol yang mengandung kafein, kalau ringan saya pilih yang tidak paka kafein.

Sakit terparah yang pernah kualami adalah sakit kulit gatal di jari tangan yang sering kumat waktu SD, tampaknya karena saya sering main di kali dekat rumah yang sebenarnya juga tempat buangan limbah rumah tangga (sewage). Sampai tahun 2022 saya juga baru sekali di rawat di rumah sakit karena demam tipes setelah pulang dari sekolah di Inggris.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menggambar Kartun

Gara-gara sering baca majalah MOP waktu SD, SMP dan SMA (terutama di SMP), saya jadi suka corat-coret gambar kartun. Majalah MOP adalah majalah pelajar terbitan Semarang. Di majalah itu ada karya-karya kartunis favorit saya, almarhum Mas Goen yang belakangan baru tahu kalau nama asli beliau adalah Goenawan Pranyoto.  Saya pengin sekali bisa menggambar dengan gaya seperti beliau, tapi sepertinya saya gagal. Berikut adalah hasil coretan iseng saya setelah lebih dari 30 tahun kemudian.

Koin Tertelan

Waktu saya kecil saya pernah tidak sengaja menelan uang logam 50 rupiah yang bergambar cendrawasih. Uang itu tertelan karena saya iseng memasukkan uang itu ke mulut. Tentunya waktu itu saya belum tahu kalau uang logam sebenarnya banyak kumannya. Ibu saya panik ketika tahu saya beri tahu bahwa uangnya tertelan. Beliau langsung membawa saya ke dokter (dr. Soelarso yang berpraktek di kawasan Gendingan kota Batang). Dr. Soelarso dengan tenangnya menginfokan bahwa ibu saya tidak perlu panik karena uang logam itu akan keluar bersama kotoran. Selama dua hari Ibu melarang saya buang air besar di WC dan menampung semua feses di plastik untuk dicek apakah uang logamnya memang keluar. Puji syukur, uang logam itu akhirnya keluar juga. Kondisinya sudah hitam mungkin karena reaksi asam lambung dan enzim-enzim lain. Sumber gambar: https://fjb.kaskus.co.id/product/6124fcaaaa123837ec1f441f/uang-koin-kuno-50-rupiah-tahun-1971-kondisi-mulus

Kucing Tuxedo

Kucing tuxedo ini kami pelihara sejak kecil, kami temukan kotor, jamuran, kurus dan telantar. Sekarang sudah sehat dan bersih. Yang kami gak ngerti, kucing ini sepertinya tidak belajar jadi jinak. Sampai besar masih suka menerkam, menggigit dan mencakar.  Punya kucing tuxedo ternyata sangat membekas buat anak-anakku...mereka masih berkeinginan punya kucing seperti ini lagi.