Langsung ke konten utama

Postingan

Langlang Buana: Daftar Negara dan Kota yang Pernah Saya Kunjungi

Jalan hidup saya telah membawa saya ke negara-negara ini: 1. Australia 2. Jepang 3. Singapura 4. Jerman 5. Inggris 6. Malaysia 7. Arab Saudi 8. Persatuan Emirat Arab 9. Yordania 10. Kuwait 11. Qatar 12. Bahrain 13. Oman 14. Swiss 15. Italia 16. Prancis 17. Belanda 18. Luxemburg 19. Belanda 20. Austria 21. Slovakia 22. Czechia 23. Slovenia 24. Kroasia 25. Korea Selatan 26. Tiongkok 27. Kamboja 28. Papua Nugini 29. Selandia Baru 30. Fiji 31. Vanuatu 32. Jepang 33. Argentina 34. Kenya 35. Tunisia 36. Turki 37. Malta Kota-kota: 1. Batang  2. Pekalongan 3. Kendal 4. Semarang 5. Pemalang 6. Tegal 7. Brebes 8. Bumiayu 9. Purwokerto 10. Purbalingga 11. Wates 12. Klaten 13. Yogyakarta 14.  Surakarta 15.  Temanggung 16.Magelang 17. Ambarawa 18. Kudus 19. Surabaya 20. Sidoarjo 21. Situbondo 22. Banyuwangi 23. Madura 24. Bangkalan 25. Sumenep 26. Denpasar 27. Bali 28. Lombok 29. Sumbawa 30. Kupang 31. Ambon 32 Jayapura 33. Merauke 34. Sota 35. Skouw 36. Makassar 37. Manado 38. Bengku...
Postingan terbaru

Ketemu Tokoh-tokoh Terkenal

Ketemu tokoh terkenal menjadi sensasi tersendiri, terlebih apabila masa kecil kita di kampung yang jauh dari Jakarta sampai remaja sehingga jarang ketemu orang-orang terkenal.  Di entri blog ini saya akan coba menyusun daftar A -Z  tokoh- tokoh/grup band terkenal yang saya temui secara sengaja maupun tidak sengaja, bahkan mungkin sekedar papasan.  Daftar ini tentunya sekedar berdasarkan ingatan saja, karena saya jarang sekali minta foto. Achdiat Karta Mihardja, Sastrawan Indonesia, sekitar 1997 di Canberra Agus Harimurthi Yudhoyono, beberapa kali Ali Alatas, beberapa kali Alwaleed bin Thalal, di Riyadh Saudi Arabia Anthonie Albanese Antonio Guterez Arswendo Atmowiloto, di RS Pondok Indah Ayu Azhari, di Plaza Senayan Chandra Darusman, di Jenewa dan Jakarta Deddy Yusuf Desi Anwar Dewi Fortuna Anwar D'Masiv Dewa 19 Dino Patti Djalal Erlangga Hartarto Fadli Zon, politisi, beberapa kali GM Sidharta, kartunis, di Blok M Mall. Hasjim Djalal Helloween, grup metal Jerman di Ancol ...

Lagu Pembawa ke Alam Surealis

Terdapat beberapa lagu yang menurut saya memiliki kekuatan sentuh emosi yang kuat. Pengalaman pribadi saya misalnya, saya merasa terbawa ke alam surealis yang indah namun juga penuh nuansa kesedihan. Kesedihan karena lagu-lagu itu seperti menghadirkan konteks suasana syahdu kebatinan yang sulit digambarkan. Lagu-lagu itu antara lain: "Somewhere Only We Know" oleh Keane "Friend of Misery" oleh Metallica  "Faded" oleh Alan Walker "Instant Crush" oleh Daft Punk "Frozen" oleh Madonna "Starman"oleh David Bowie "Simfoni yang Indah" Once / Bob Tutupoly   Mungkin Anda juga memiliki pengalaman yang sama dengan lagu-lagu di atas. Jakarta, 26 Juni 2024

Kenangan: Museum Tintin (Musée Hergé)

Kenangan: tepat 10 tahun lalu saya kesampaian mengunjungi Museum Tintin di Belgia. Ketika beli tiket masuk, petugas bertanya dalam bahasa Prancis, "Anda dari negara mana?" Ketika saya jawab "Indonesia", dia merespon "Oh iya, cukup banyak penggemar Tintin di sana". Komik Tintin yang pertama kali kubaca adalah "Ekspedisi ke Bulan" (On a marché sur la Lune) , mungkin sekitar tahun 1984, punya tetangga depan rumah yang cover dan beberapa halamannya sudah hilang, sehingga membuat penasaran dan keterusan hunting.  Komik ini telah menginspirasi saya untuk mencari cara agar bisa menjelajah dunia sampai akhirnya kesampaian ke lebih dari 30 negara.

Sketch: An Arab

I drew a cartoon sketch of an arab.... I used to live in the Arabian Peninsula, but I made this sketch in Switzerland, long after by Arabian chapter.

Menggambar Kartun

Gara-gara sering baca majalah MOP waktu SD, SMP dan SMA (terutama di SMP), saya jadi suka corat-coret gambar kartun. Majalah MOP adalah majalah pelajar terbitan Semarang. Di majalah itu ada karya-karya kartunis favorit saya, almarhum Mas Goen yang belakangan baru tahu kalau nama asli beliau adalah Goenawan Pranyoto.  Saya pengin sekali bisa menggambar dengan gaya seperti beliau, tapi sepertinya saya gagal. Berikut adalah hasil coretan iseng saya setelah lebih dari 30 tahun kemudian. Saya harus mengubur cita-cita saya menjadi kartunis karena memilih karir lain.

Cara Menghafal Kode Sandi Morse

Pada saat saya SD dan ikut kegiatan Pramuka, saya diajari menggunakan kode Morse. Saya sangat tertarik mempelajarinya meskipun tampaknya teman-teman saya kurang begitu tertarik. Mungkin karena rumit dan susah dihafal, tapi bagi saya Morse code is cool! Saya coba mempelajari Morse di buku saku pramuka, tapi ternyata isinya cuma titik dan garis, jadi menghafalnya pun lumayan susah. Guru SD saya, Pak Hendro, memiliki trik unik mempelajari morse sehingga mudah dipelajari. Beliau menyambungkan setiap huruf morse dengan kata yang huruf awalnya sama. Setiap kode garis diwakili dengan huruf vokal O di suku kata, sementara huruf-huruf vokal lain (a,i,u dan e) mewakili simbol titik.  Sebagai contoh: huruf K simbol morsenya adalah garis-titik-garis, maka memakai kata Ko-man-do untuk mengingatnya. Huruf H simbol morsenya adalah titik-titik-titik-titik dan disimbolkan dengan kata Hi-ma-la-ya.   Contoh lengkap A - Z adalah sebagai berikut: A: Among (. _) B: Bonaparte ( _ . . ...